Langsung ke konten

Permainan lain dari kami

Peribahasa tentang makanan: Phrazle Makanan

Setiap frasa di kategori ini berasal dari dapur atau meja makan. Enam tebakan, teka-teki tanpa akhir.

Bagikan

Peribahasa tentang makanan dan minuman

Kategori ini penuh dengan frasa dari dapur dan meja makan: nasi, beras, gula, garam, asam, cabai, santan, buah-buahan seperti durian dan nangka, kacang, tempe, kopi, dan bubur, serta alat dapur seperti periuk dan belanga. Makanannya jarang menjadi pokok pembicaraan. Manis bisa berarti senang atau menyenangkan, pahit berarti susah, dan pedas berarti menyakitkan.

Peribahasa makanan begitu banyak karena makan adalah pusat kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia bahkan punya kata yang berbeda untuk padi di sawah, beras di karung, dan nasi di piring, dan nusantara sejak lama dikenal sebagai negeri rempah-rempah. Rasa manis, asam, pahit, dan pedas dikenal semua orang, jadi peribahasa yang membandingkan sebuah masalah dengan rasa makanan tidak perlu dijelaskan dan mudah melekat di ingatan.

Setiap teka-teki di halaman ini adalah frasa tentang makanan. Kata pendek seperti NASI, GULA, GARAM, ASAM, MANIS, dan KACANG bagus untuk diuji sejak awal.

Peribahasa makanan dan artinya

Tidak satu pun contoh berikut dipakai sebagai teka-teki, jadi membacanya tidak akan merusak permainan.

  • Karena nila setitik, rusak susu sebelanga: satu kesalahan kecil merusak banyak kebaikan. Nila adalah pewarna biru dari tanaman tarum, dan belanga adalah periuk besar dari tanah liat: setetes nila sudah cukup untuk merusak warna susu sepenuh belanga.
  • Besar periuk, besar keraknya: makin besar penghasilan, makin besar pula pengeluarannya. Kerak adalah nasi yang menempel di dasar periuk.
  • Siapa makan cabai, dialah yang merasa pedas: orang yang merasa bersalah biasanya paling cepat tersinggung oleh sindiran.
  • Yang manis jangan lekas ditelan, yang pahit jangan lekas dimuntahkan: jangan tergesa-gesa memutuskan sesuatu; timbang dulu baik dan buruknya.
  • Bagai santan dengan tengguli: pasangan yang sangat serasi. Tengguli adalah air gula yang kental, dan bersama santan rasanya saling melengkapi.
  • Diam-diam ubi berisi: orang pendiam yang ternyata pandai atau banyak akal. Umbi ubi tumbuh di dalam tanah, jadi dari atas tidak kelihatan seberapa besar isinya.
  • Makan angin: bepergian untuk bersenang-senang atau sekadar mencari udara segar.

Tanya jawab peribahasa makanan

Mengapa begitu banyak peribahasa tentang makanan?

Makanan adalah bagian dari hari setiap orang, jadi perbandingan dengan memasak, rasa, dan makan dipahami oleh semua. Banyak peribahasa ini sudah sangat tua dan berasal dari masa ketika hampir setiap keluarga menanam padi dan memasak sendiri di atas tungku.

Apakah petunjuk arti berguna di kategori ini?

Sangat. Arti peribahasa makanan sering tidak ada hubungannya dengan makanan, jadi membaca artinya bisa mengarahkanmu ke frasa lebih cepat daripada huruf mana pun. Petunjuk itu terbuka setelah iklan singkat dan tidak memakan tebakan.

Apakah kategori Makanan punya statistik sendiri?

Ya. Setiap kategori menyimpan sendiri jumlah permainan, persentase kemenangan, runtunan, dan sebaran tebakan. Bermain di sini tidak pernah mengubah statistik maupun runtunan Harian kamu.