Langsung ke konten

Permainan lain dari kami

Peribahasa tentang hewan: Phrazle Hewan

Setiap frasa di kategori ini menyebut hewan, dari ternak di sawah sampai satwa di hutan. Enam tebakan, teka-teki tanpa akhir.

Bagikan

Peribahasa tentang hewan

Kategori ini mengumpulkan frasa tentang segala jenis hewan: ternak seperti kerbau, sapi, kambing, dan ayam; hewan peliharaan seperti kucing dan anjing; satwa hutan seperti gajah, harimau, monyet, dan kancil; serta burung, ikan, ular, dan serangga. Sebagian frasa menyebut hewannya secara langsung; sebagian lagi hanya meminjam sifatnya, seperti kerbau yang kuat, semut yang rajin, atau harimau yang ditakuti.

Bahasa Indonesia kaya akan peribahasa hewan karena selama berabad-abad orang hidup berdampingan dengan hewan. Kerbau menarik bajak di sawah, ayam berkeliaran di setiap halaman, dan hutan di sekitar kampung dihuni harimau dan gajah. Cerita Si Kancil, kancil cerdik yang selalu bisa mengakali hewan yang lebih besar, dikenal hampir setiap anak. Banyak peribahasa ini berasal dari tradisi Melayu, sehingga sebagian juga dikenal di Malaysia dan Brunei. Hewan membuat sebuah gagasan mudah dibayangkan, dan gambaran yang jelas mudah diingat.

Setiap teka-teki di halaman ini adalah frasa tentang hewan. Kamu sudah tahu temanya sebelum tebakan pertama, jadi pikirkan nama hewan yang cocok dengan panjang kata di papan, seperti AYAM, KUCING, KERBAU, GAJAH, atau BURUNG.

Peribahasa hewan dan artinya

Tidak satu pun contoh berikut dipakai sebagai teka-teki, jadi membacanya tidak akan merusak permainan.

  • Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang: orang dikenang karena perbuatannya. Peribahasa ini sering dilanjutkan dengan "manusia mati meninggalkan nama".
  • Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga: orang yang paling pandai pun sesekali bisa berbuat salah. Tupai memang pelompat ulung, tetapi tidak setiap lompatannya berhasil.
  • Anjing menggonggong, kafilah berlalu: biarkan orang mencela, pekerjaan jalan terus. Kafilah, rombongan pedagang yang berjalan bersama, adalah kata serapan dari bahasa Arab, dan peribahasa yang hampir sama dikenal dalam bahasa Arab, Persia, dan Turki.
  • Kerbau punya susu, sapi punya nama: satu orang yang bekerja keras, orang lain yang mendapat pujian.
  • Seekor kerbau berkubang, semua kena luluknya: satu anggota berbuat salah, seluruh kelompok ikut tercemar namanya. Luluk adalah lumpur, dan kerbau yang berkubang memercikkannya ke mana-mana.
  • Gajah bertarung sama gajah, pelanduk mati di tengah-tengah: jika orang-orang besar bertikai, rakyat kecillah yang menderita. Pelanduk adalah nama lain kancil, hewan kecil yang tidak berdaya di antara kaki gajah.
  • Kelinci percobaan: orang yang dijadikan bahan uji coba sesuatu yang baru. Gambarannya diambil dari hewan yang dipakai untuk percobaan di laboratorium.

Tanya jawab peribahasa hewan

Perlukah aku tahu banyak tentang hewan untuk memecahkan teka-teki ini?

Tidak. Frasa-frasanya adalah bahasa sehari-hari, bukan ilmu biologi. Mengenal nama-nama hewan yang umum sudah membantu, dan petunjuk arti memberi tahu apa maksud frasanya kalau kamu buntu.

Apakah kategori Hewan punya statistik sendiri?

Ya. Setiap kategori menyimpan sendiri jumlah permainan, persentase kemenangan, runtunan, dan sebaran tebakan. Bermain di sini tidak pernah mengubah statistik maupun runtunan Harian kamu.

Bisakah frasa dari kategori ini muncul di teka-teki Harian?

Bisa. Teka-teki Harian diambil dari semua kategori, jadi frasa tentang hewan juga bisa menjadi jawaban Harian. Mode kategori tidak pernah memberimu jawaban Harian hari ini atau kemarin.